Memulai Lagi

mulai-lagi

Kamu pernah ngga sih, mengalami sesuatu hal seperti mulai menyesali cepatnya waktu berlalu tak seiring dengan perubahan atau hal yang kita ingin capai? Aku sering, bahkan kerap menyalahkan diriku sendiri tidak memulai suatu hal tanpa perlu menunda-nunda atau bahkan menyalahkan keputusan-keputusan yang aku buat dimasa lalu. Tapi….

Ternyata semua itu ngga salah kok.

Kita sebenarnya selalu mengalami perubahan perspektif di waktu yang berbeda. Mungkin aku nyesel pas SMA ga begitu aware sama passion dan kampus yang aku tuju. Tapi ketika aku ngeliat ke belakang, aku juga berpikir “oh, ternyata banyak hal yang jadi fokus aku dulu. terlalu banyak hal yang belum aku paham di umur segitu”.

Semakin lo paham diri, semakin mudah lo menjawabnya.

Fellexandro Ruby

Kalimat ini dari buku You Do You karya Fellexandro Ruby yang buat aku makin terbuka dan berpikir bahwa semua hal itu tergantung. Salah satunya tergantung seberapa besar daya juang aku pas dapetin kampus impian atau kejar passion. Saat itu aku belum menyadari kaya apa value diri yang aku pegang — ya namanya juga anak SMA juga masih perlu bimbingan dan masukan dari orang dewasa. Dari sini aku makin “menerima” bahwa hal yang ga aku dapetin saat ini bukan karena aku salah ambil keputusan dimasa lalu, tapi karena kapasitasku saat itu belum seluas saat ini. Dan terakhir, takdir. Ini yang buat aku untuk teguh bahwa hal ini gaakan terjadi tanpa ketetapan Allah swt.

Jadi, mulai lagi?

Ya, aku mulai lagi untuk mengenal diriku lebih jauh dan lebih dalam. Perlahan menarik diri dari hiruk pikuk dunia dan refleksi diri.

Ga ada yang terlambat, ayo mulai lagi!

Masih banyak waktu..

Aku di masa depan sedang menunggu cerita yang menarik selama perjalanan hidupku.